Showing posts with label AL KISAH. Show all posts
Showing posts with label AL KISAH. Show all posts
Dipertemukannya Nabi Adam dan Hawa

Dipertemukannya Nabi Adam dan Hawa

February 03, 2021

Begitu dalam penyesalan Nabi Adam ketika ia diturunkan ke bumi, di tempat yang terpisah dengan istri tercinta, Hawa. Terpisah oleh tempat yang sangat jauh. Rasa sepi dan rindu yang begitu luar biasa. Mereka terpisah cukup lama. Sebuah riwayat menyebutkan bahwa mereka terpisah selama 500 tahun, dan ada yang menyebut 300 tahun. Namun, ada juga yang menyatakan bahwa mereka terpisah selama 40 tahun.


Setelah saling mencari sekian lama, dengan petunjuk Allah Swt. dan bimbingan dari Malaikat Jibril, Nabi Adam dan Hawa akhirnya dipertemukan di Jabal Rahmah, di Padang Arafah. Jabal Rahmah terletak di sebelah timur Padang Arafah, sekitar 20 km dari pusat kota Makkah. Sesuai dengan namanya, "jabal" berarti bukit atau gunung, sedangkan "rahmah" berarti kasih sayang. Dengan kata lain, Jabal Rahmah adalah gunung kasih sayang yang menjadi tempat dipertemukannya kembali nenek moyang manusia di bumi.

Jabal Rahmah
Jabal Rahmah


Jabal Rahmah adalah bukit berbatu di bagian timur Padang Arafah, yang menjadi saksi abadi sejarah pertemuan Nabi Adam dan Hawa setelah ratusan tahun berpisah setelah diturunkan dari surga.


Pertemuan Nabi Adam dan Siti Hawa di Padang Arafah bisa dikatakan sebuah kisah cinta abadi, kisah pencarian kasih sayang yang berujung pada kebahagiaan. Padang Arafah menjadi saksi sejarah bagaimana Nabi Adam selama ratusan tahun mencari istrinya setelah diusir dari surga.


Itulah monumen cinta pertama peradaban kemanusiaan yang disimbolkan dengan sebuah tugu di Padang Arafah. Pertemuan mereka di Padang Arafah ini kemudian menjadi puncak ibadah haji, seluruh umat muslim berkumpul dan berdiam diri di sana pada tanggal 9 Dzulhijjah. Arafah adalah simbol suci sebuah ritual perjalanan rohani kepada Allah Swt. yang menggenapkan rukun Islam.


Jabal Rahmah berada pada ketinggian kurang lebih 60 m. Di atasnya, terdapat sebuah tugu persegi empat dengan ketinggian sekitar 8 m. Tangga beton yang tertata rapi memudahkan setiap pengunjung untuk menapakinya.Tidak sampai seperempat jam kita sudah bisa mencapai puncak Jabal Rahmah.

Tugu Jabal Rahmah
Tugu yang menjadi simbol kisah cinta nenek moyang umat manusia

Berkumpulnya jamaah haji di Jabal Rahmah juga bisa menjadi sebuah perenungan untuk mengingat kembali bagaimana Nabi Adam bersuka cinta dalam pertemuan dengan istrinya setelah lama terpisah. Inilah sebuah kisah romantisme monumental dalam perjalanan hidup manusia di dunia saat.


Selain itu, umat Islam bisa merenungkan betapa besar dan luar biasa kasih sayang Allah Swt. kepada umat manusia. Jabal Rahmah menjadi saksi betapa kasih sayang Allah tak terhitung. Bahkan, ketika Nabi Adam melanggar larangan-Nya setelah bertaubat dan diampuni. Ini dinyatakan dalam firman-Nya berikut:

(QS. al-A'raaf [7]: 23)
"Keduanya berkata, 'Ya Tuhan kami, kami telah menganiaya diri kami sendiri, dan jika Engkau tidak mengampuni kami dan memberi rahmat kepada kami, niscaya pastilah kami termasuk orang-orang yang merugi." (QS. al-A'raaf [7]: 23).

Setelah dipertemukan kembali dengan istrinya, Hawa, di Jabal Rahman, Nabi Adam membina keluarga dan melahirkan 20 pasang kembar putra-putri. Anak Nabi Adam yang sering disebut di antaranya ialah Qabil dan Iqlima serta Habil dan Labuda. Saat keempat anaknya ini dewasa, Nabi Adam mendapat petunjuk dari Allah Swt. untuk menikahkan anak-anaknya ini secara bersilangan, yaitu Qabil dengan Labuda dan Habil dengan Iqlima. Namun, Qabil menolak karena Iqlima lebih rupawan dibanding Labuda.

Atas petunjuk Allah Swt, Nabi Adam menyuruh kedua putranya untuk berkurban. Dan, barang siapa kurbannya diterima, maka dialah yang berhak memilih jodohnya. Habil kemudian mempersembahkan kambing kesayangannya, sedangkan Qabil menyerahkan sekarung gandum yang paling jelek yang dimiliki. Maka, Allah Swt. menerima kurban Habil. Namun, Qabil "berontak", dan malah membunuh saudaranya, Habil. Inilah peristiwa pembunuhan pertama yang terjadi di bumi. 3 Peristiwa ini dikisahkan dalam ayat berikut:
QS. al-Maa'idah [5]: 27
"Ceritakanlah kepada mereka kisah kedua putra Adam (Habil dan Qabil) menurut yang sebenarnya, ketika keduanya mempersembahkan kurban. Maka, diterima dari salah seorang dan mereka berdua (Habil) dan tidak diterima dari yang lain (Qabil). la (Qabil) berkata, 'Aku pasti membunuhmu!' Berkata Habil, 'Sesungguhnya, Allah hanya menerima (kurban) dari orang-orang yang bertakwa." (QS. al-Maa'idah [5]: 27)

Nabi Adam diperkirakan hidup selama 930 tahun setelah penciptaan (sekitar 3760-2830 SM). Namun, riwayat yang mengatakan bahwa ia berusia 1.000 tahun. Sebuah hadits menyebutkan, pada akhir hidupnya, Nabi Adam merindukan untuk memakan buah surga. Setelah wafat, ia dimakamkan India, menurut pendapat yang lain di Makkah. Namun, ada juga yang berpendapat bahwa ia dimakamkan di Baitul Maqdis.
Jejak Telapak Kaki Nabi Adam As

Jejak Telapak Kaki Nabi Adam As

January 19, 2021

     Ada banyak Pendapat mengenai tempat Nabi Adam as diturunkan ke bumi. Nabi Adam as diturunkan ke bumi terpisah jauh dari istrinya, Hawa.Dalam suatu riwayat, Nabi Adam diturunkan di India. Dalam riwayat lain disebutkan di Sri Lanka. Terdapat juga pendapat yang memberitahukan kalau Nabi Adam diturunkan di gunung paling tinggi di dunia, ialah di Gunung Everest, Himalaya.terkait dengan keyakinan bahwa nabi adam as diturunkan di sri lanka diperkuat dengan ditemuinya sisa jejak tapak kaki besar yang terletak di Gunung Sripada ataupun yang dinamakan dengan Adam Peak, yang dipercayai bagaikan tapak kaki Nabi Adam. The Adam Peak terletak kira- kira 7. 359 kaki di atas permukaan laut.

Bekas telapak kaki di Sri Langka
Bekas telapak kaki di Sri Langka yang diyakini sebagai jejak Nabi Adam
The Adam Peak
The Adam Peak yang dipercaya sebagai tempat pertama kali Nabi Adam diturunkan ke bumi

Jika Nabi Adam diturunkan di salah satu daerah pegunungan tertinggi di Asia, beberapa riwayat menyebutkan bahwa Hawa diturunkan di Jeddah, bagian dari kota Makkah (sekarang Arab Saudi). Akan tetapi, ada juga yang menyebutkan bahwa Hawa diturunkan di tempat yang sekarang bernama Irak.

Selain jejak kaki yang terdapat di Sri Langka yang diduga adalah bekas telapak kaki Nabi Adam, beberapa waktu yang lalu juga ditemukan jejak kaki manusia yang berukuran sangat panjang, yaitu sekitar 4 feet (121,92 cm). Jejak kaki ini ditemukan di dekat kota Mpaluzi (Afrika Selatan). Penemuan ini semakin menghebohkan setelah diketahui bahwa telapak kaki tersebut diperkirakan berusia sekitar 200 juta tahun yang lalu, atau pada era Mesozoikum (65-251 juta tahun yang lalu).
Jejak kaki di Afrika Selatan
Jejak kaki yang ditemukan di Afrika Selatan

     Benarkah penemuan jejak kaki di Afrika Selatan ini adalah jejak Nabi Adam, yang disebut-sebut di dalam al-Qur'an sebagai manusia pertama? Berdasarkan penelitian, ukuran telapak kaki manusia secara normal adalah 15% dari ukuran tingginya. Dengan berdasarkan penelitian ini, bisa diambil kesimpulan bahwa tinggi manusia 200 juta tahun tersebut sekitar 812,8 cm atau 8,128 m.

     Apabila mengacu pada hasil penelitian tersebut, jejak kaki ini bukanlah jejak kaki manusia generasi Nabi Adam. Sebab, sebagaimana dinyatakan dalam hadits, tinggi Nabi Adam lebih dari 8 m. Dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Bukhari, Nabi Adam memiliki tinggi 60 hasta atau sekitar 30 m. Dengan tinggi tersebut, tentunya ukuran kakinya juga lebih besar daripada yang ditemukan di Afrika.

Terkait penemuan jejak kaki di Afrika Selatan, ada beberapa kemungkinan yang bisa dijelaskan. Pertama, jejak kaki tersebut adalah jejak kaki bangsa Nisnas. Mereka merupakan makhluk berakal sebelum era Nabi Adam di bumi.

Kedua, jejak kaki tersebut adalah jejak kaki keturunan Nabi Adam. Lantas, muncul pertanyaan, bagaimana tinggi generasi Nabi Adam yang 30 m, ketika di bumi justru berubah menjadi 8 m?

Menurut pendapat yang mendukung teori ini, tinggi Nabi Adam yang 30 m itu adalah ukuran tubuhnya ketika berada di surga. Ketika diturunkan ke bumi, struktur tubuhnya beradaptasi dengan keadaan atmosfir dan gravitasi bumi.

Ketiga, pendapat yang lain menyatakan bahwa jejak kaki tersebut hanyalah rekayasa belaka. Atau, paling santer, hanya jejak hewan purbakala yang mirip dengan telapak kaki manusia.

Hingga saat ini pun, tidak ada yang bisa membuktikan secara pasti kebenaran bahwa jejak kaki yang ditemukan, baik yang Sri Langka maupun di Afrika Selatan, adalah jejak kaki Nabi Adam.
Riwayat Terciptanya Nabi Adam As

Riwayat Terciptanya Nabi Adam As

January 17, 2021

Teori darwin menjadi teori murahan di mana dia mengatakan bahwa manusia dari kera,mungkin ini berlaku bagi dia dan pengikutnya saja.Bagi kita sebagai orang beriman ,wajib mengimani bahwa manusia pertana adalah nabi adam as.Beberapa ilmuwan telah berusaha membuktikan dengan menyajikan fakta-fakta bahwa memang ada makhluk yang sebelumnya telah menghuni bumi,namun mahluk tersebut tidak bisa di pastikan secara akurat bahwa itu adalah manusia sebelum nabi adam as.

Riwayat Terciptanya Nabi Adam As

Namun, bukan kontroversi tersebut yang akan dibahas dalam blog ini. Pembahasan di sini lebih terfokus pada peninggalan maupun bukti-bukti arkeologis yang berhasil ditemukan sebagai bukti bahwa Nabi Adam dan para nabi lainnya pernah diutus oleh Allah Swt. untuk menyampaikan wahyu kepada umat manusia.

Sebagaimana telah dikisahkan dalam al-Qur'an, Allah Swt. menciptakan Nabi Adam setelah menciptakan alam semesta beserta isinya. Nabi Adam juga diciptakan setelah Allah Swt. menciptakan para malaikat dan makhluk lain, seperti malaikat dan setan.

Ketika Allah Swt. menyatakan ingin menciptakan makhluk sebagai khalifah atau pemimpin di muka bumi, para malaikat menentang-Nya. Mereka khawatir jika makhluk yang akan diciptakan itu justru membuat kerusakan di muka bumi. Hal ini dikisahkan dalam al-Qur'an sebagaimana berikut :

Riwayat Terciptanya Nabi Adam As
"Ingatlah ketika Tuhanmu berfirman kepada para malaikat, 'Sesungguhnya, Aku hendak menjadikan seorang khalifah dimuka bumi.' Mereka berkata, 'Mengapa Engkau hendak menjadikan (khalifah) dibumi itu orang yang akan membuat kerusakan padanya dan menumpahkan darah, padahal kami senantiasa bertasbih dengan memuji Engkau dan menyucikan Engkau?'Tuhan berfirman, 'Sesungguhnya, Aku mengetahui apa yang tidak kamu ketahui." (QS. al-Baqarah [2]: 30)

Setelah Adam diciptakan, Allah Swt. memerintahkan seluruh makhluk yang ada di surga (iblis dan malaikat) supaya bersujud (menghormati dan memuliakan) kepada Adam. Akan tetapi, iblis menolak perintah tersebut karena merasa lebih mulia daripada Adam. Iblis merasa lebih mulia karena ia diciptakan dari api, sedangkan Adam diciptakan dari tanah. Pembangkangan iblis ini diceritakan dalam ayat berikut :
Riwayat Terciptanya Nabi Adam As
"Dan, (ingatlah) ketika Kami berfirman kepada para malaikat, 'Sujudlah kamu kepada Adam.' Maka, sujudlah mereka, kecuali iblis; ia enggan dan takabur, dan adalah ia termasuk golongan orang-orang yang kafir." (QS. al-Baqarah [2]: 34)

Karena durhaka dan membangkang perintah Allah Swt, iblis diusir dari surga, dan menjadi makhluk yang dilaknat hingga hari kiamat. Iblis menerima semua kutukan dari-Nya, namun ia memohon agar diperbolehkan untuk mengajak dan menjerumuskan Adam beserta keturunannya menjadi makhlukyang durhaka. Allah pun mengabulkan permohonan iblis.

Dengan segala upaya, iblis berusaha menjerumuskan Nabi Adam dan Siti Hawa ke dalam kesesatan. Berbagai bujuk rayu dan tipu muslihat dilakukan hingga akhirnya mereka pun tergoda oleh rayuan iblis.

Seperti dinyatakan dalam al-Qur'an surat al-Baqarah ayat 35, Allah Swt. telah melarang keduanya agar tidak mendekati sebuah pohon, apalagi memakan buahnya. Namun, akibat bujukan iblis, Adam dan Hawa tergoda hingga memakan buah tersebut. Karena telah melanggar larangan Allah Swt., Nabi Adam dan Hawa dihukum. Mereka pun dikeluarkan dari surga, dan diturunkan ke muka bumi. Mereka diturunkan di tempat terpisah dan sangat berjauhan.

  Masya ALLAH ,jasad sahabat nabi ini masih utuh dan berdarah setelah dikubur 1400 tahun lalu

Masya ALLAH ,jasad sahabat nabi ini masih utuh dan berdarah setelah dikubur 1400 tahun lalu

December 20, 2020
     Pada umumnya orang yang sudah meninggal akan mengeluarkan bau yang tidak sedap setelah beberapa lama dikuburkan,tapi ini tidak terjadi dengan para sahabat rasulullah saw.Hal ini terjadi ketika pada Oktober 2013 lalu ketika Madinah dilanda banjir hingga masuk ke makam 70 keluarga Perang Uhud. Setelah banjir surut, para keluarga yang masih hidup memindahkan makam tersebut ke tempat yang paling aman.

      Kemudian jenazah-jenazah tersebut dimakamkan kembali tapi tidak diberi nama karena tidak bisa dikenali. Hanya jenazah Hamzah ra yang diberi nama karena luka di dadanya ketika perang.Tak hanya Hamzah ra, jenazah Abdullah bin Jaz juga dapat dikenali karena diketahui telinga dan hidungnya terpotong karena diikat benang.


beginilah uraian dari Dr. Thariq As-Suwaidan tentang peristiwa tersebut :

      Syaikh Mahmud Ash Shawaf mengatakan bahwa dirinya adalah salah satu yang diundang dari kalangan ulama besar untuk pemakaman semula para sahabat yang gugur syahid di perang Uhud di kompleks makam syuhada Uhud, yaitu sebuah kawasan pemakaman yang terkenal. 

      Menurut Syaikh Mahmud Ash-Shawaf, ini merupakan bukti nyata atas berita gembira tentang para syuhada. Setelah 1.400 tahun jenazah para sahabat tetap utuh.
Hamzah Ra
hamzah ra
sumber : youtube

"Di antara orang yang aku kuburkan adalah Hamzah RA, badannya besar, kedua telinga dan hidungnya terpotong, perutnya terbelah, dia meletakkan tangannya di atas perutnya. Ketika kami menggerakkannya dan mengangkat tangannya, darahnya mengalir. Aku menguburkannya bersama sahabat-sahabat lainnya yang gugur syahid di Uhud," ujar Dr. Thariq As-Suwaidan.